Pada bagian Introduction akan mempelajari materi tentang :
A. Sekilas Tentang MikroTik
Asal-usul MikroTik sebagai perusahaan asal Latvia yang memproduksi perangkat keras dan lunak jaringan untuk penyedia layanan internet.
B. Pengenalan RouterOS dan RouterBoard
Perbedaan antara RouterOS (sistem operasi jaringan MikroTik) dan RouterBoard (perangkat keras atau mesin fisik router MikroTik)
C. TCP/IP
Konsep dasar arsitektur jaringan, pengalamatan IP, subnetting, dan protokol komunikasi yang digunakan data untuk bergerak di dalam jaringan.
Konsep dasar arsitektur jaringan, pengalamatan IP, subnetting, dan protokol komunikasi yang digunakan data untuk bergerak di dalam jaringan.
D. Mengakses RouterOS
Berbagai metode untuk meremot dan mengonfigurasi router, seperti menggunakan aplikasi grafis Winbox, berbasis teks (CLI/SSH/Telnet), atau via webbrowser (Webfig).
Berbagai metode untuk meremot dan mengonfigurasi router, seperti menggunakan aplikasi grafis Winbox, berbasis teks (CLI/SSH/Telnet), atau via webbrowser (Webfig).
E. Versi dan Lisensi
Penjelasan mengenai tipe rilis perangkat lunak MikroTik (seperti versi Long-term atau Stable) dan level lisensi (Level 0 hingga 6) yang menentukan batasan fitur router.
Penjelasan mengenai tipe rilis perangkat lunak MikroTik (seperti versi Long-term atau Stable) dan level lisensi (Level 0 hingga 6) yang menentukan batasan fitur router.
F. Upgrade & Downgrade
Proses memperbarui (upgrade) RouterOS ke versi terbaru untuk mendapatkan fitur baru atau menurunkan (downgrade) versi jika terjadi masalah ketidakcocokan sistem.
Proses memperbarui (upgrade) RouterOS ke versi terbaru untuk mendapatkan fitur baru atau menurunkan (downgrade) versi jika terjadi masalah ketidakcocokan sistem.
G. Instalasi RouterOS
Cara menanamkan sistem operasi RouterOS ke dalam komputer (PC) atau perangkat virtual menggunakan media instalasi seperti Netinstall atau CD-ROM.
Cara menanamkan sistem operasi RouterOS ke dalam komputer (PC) atau perangkat virtual menggunakan media instalasi seperti Netinstall atau CD-ROM.
H. IP Services
Pengaturan dan pengamanan jalur masuk ke router (seperti mematikan atau mengubah nomor port untuk layanan Winbox, SSH, Web, dan Telnet).
I. User Login Management
Pengaturan hak akses pengguna router, termasuk membuat username baru dan membagi level keamanan (seperti hak akses read, write, atau full).
Pengaturan hak akses pengguna router, termasuk membuat username baru dan membagi level keamanan (seperti hak akses read, write, atau full).
J. MikroTik Neighbor Discovery Protocol (MNDP)
Fitur yang membuat sesama perangkat MikroTik (atau perangkat yang mendukung Cisco Discovery Protocol) dapat saling mendeteksi keberadaan satu sama lain dalam satu jaringan fisik.
Fitur yang membuat sesama perangkat MikroTik (atau perangkat yang mendukung Cisco Discovery Protocol) dapat saling mendeteksi keberadaan satu sama lain dalam satu jaringan fisik.
K. Backup and Restore
Cara mengamankan seluruh konfigurasi router menjadi sebuah file cetakan (Backup/Export) agar bisa dikembalikan lagi jika router rusak (Restore/Import).
Cara mengamankan seluruh konfigurasi router menjadi sebuah file cetakan (Backup/Export) agar bisa dikembalikan lagi jika router rusak (Restore/Import).
L. Internet
Langkah dasar menghubungkan router ke jaringan luar (Internet) menggunakan konfigurasi IP Address, DNS, Gateway, dan NAT (Network Address Translation).
Langkah dasar menghubungkan router ke jaringan luar (Internet) menggunakan konfigurasi IP Address, DNS, Gateway, dan NAT (Network Address Translation).
M. NTP Client
Sinkronisasi waktu dan tanggal pada router secara otomatis menggunakan server waktu di internet agar catatan log aktivitas router akurat.